AKIDAH AKHLAK

BAB I
PENDAHULUAN
l. LATAR BELAKANG MASALAH
Dalam tradisi tasawuf , teori yang menyebut karakter keluhuran yang seharusnya dimiliki manusia. Dalam konteks perilaku (takhalluq), mengimplikasikan kesempurnaan. Perasaan menyatu dengan tuhan, kesetaraan, keadilan, keindahan, keutuhan, keserasian, kesederhanaan, dan sifat-sifat kebaikan lainya.
Peradapan manusia pada zaman globalisasi terperangkap oleh jeratan materialisme, hedonisme. Dimana dunia yang serba penuh kerakusan, ketidakjujuran, dan penindasan serta eksploitasi, maka jalan sufi menjadi pentinguntuk dipertimbangkan. Namun, penting disadari bahwa jalan sufi bukanlah jalan yang anti interaksi, melainkan jalan kebebasan.
Karena itu penting memahami bahwa jalan sufi bukan semata jalan menuju Tuhanyang isolatif(hanya menyibukkan diri dengan tuhan). Tapi jalan sufi adalah jalan sosial untuk mengurusi segala sesuatu bagi kemaslahatan umat manusia.
ll. RUMUSAN MASALAH
1. Apa pengertian Maqomat?
2. Apa saja struktur maqomat?
3. Apa pengertian hal?
4. Apa saja struktur hal?

BAB ll
PEMBAHASAN
A. Maqomat
Secara etimologis, maqomat adalah jamak dari maqom yang berarti kedudukan posisi, tingkatan(station) atau kedudukan dan tahapan dalam mendekatkan diri kepada Tuhan . Maqom yang arti dasarnya ‘’tempat berdiri. Dalam terminologi sufistik berarti tempat atau martabat seorang hamba dihadapan Allah pada saat ia berdiri menghadap kepada-Nya.
Secara harfiah maqomat berasal dari bahasa Arab yang berarti tempat orang berdiri atau pangkal mulia. Istilah ini selanjutnya digunakan untuk arti sebagai jalan panjang yang harus ditempuh oleh seorang sufi untuk berada dekat dengan Allah.
Pendapat Al-Qusyairi, bahwa magom merupakan pengalaman puncak yang terjadi pada hamba Allah berat ketinggian martabatnya sebagai hasil dari riyadhah yang dilakukan.
Susunan karakter maqomat:
Al-Kalabadzi: taubat, zuhud, shabr, faqir, taqwa, ridho, mababbah, dan ma’rifat.
Al-Qusyairi merumuskan maqomat dengan: taubah, wara’, zuhud, tawakal, shabr, dan ridho.
Abu Nasr al-Sarraj yaitu :taubat, wara’, zuhud, faqr, shabr, tawakal, dan ridho.
Struktur Maqomat
Untuk itu dalam uraian ini, maqomat akan dijelaskan adalah maqomat yang disepakati secara umum
1. Taubah
Dengan melakukan taubat, jiwa seseorang akan kembali kepada fitrahnya. Seseorang menjadi tidak mudah luntur dalam pesona duniawi dan bebas dari segala sesuatuyang dapat menghalangi perjalanan menemukan diri fitri-nya
Diterangkan (QS. An-Nur, 24:31)
Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah , hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
2. Wara
Merupakan menjauhi segala sesuatu yang tidak bermanfaat, baik menyangkut diri sendiri maupun orang lain. Nabi bersabda, jadilah kamu orang-orang yang wara’ agar kamu dapat menjadi orang yang paling tekun beribadah.. dalam Al-Qur’an surat Al-Muddatstsir ayat 1-5.
3. Zuhud
Secara harfiah zuhud berarti tidak ingin kepada sesuatu yang bersifat keduniawian. Zuhud sangat penting dalam rangka mengendalikan diri dari pengaruh kehidupan dunia. Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.

Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. (QS. Al-A’la, 87:17)
4. Faqr
Faqr adalah kondisi seseorang yang tidak membutuhkan apapun selain Tuhan, dan itu ditandai dengan tidak adanya harta benda. Tuhan menyangka sebagaimana kamu meyangka atau sangkaanmu adalah sangkaan Allah. (hadist Qudsi)
5. Shabr
Shabr merupakan sikap ketundukan secara total kepada Allah SWT, dan merupakan kondisi kejiwaan karena dorongan keimanan. (QS. Al-ahqof, 46:35) dan (QS. Al-Nahl, 16:127)

6. Tawakal
Orang yang selalu tawakal ditandai dengan selalu menyatunya perasaan tenang dan tentram serta penuh kerelaan atas segala yang diterimanya, optimis dan senantiasa memiliki harapan atas segala yang dicita-citakan

Dan bertawakallah kepada Allah, dan hanya kepada Allah sajalah orang-orang mumin itu harus bertawakkal. (QS. Al-Maidah, 5:11)
7. Ridha
Ridha merupakan keadaan mental dan kejiwaan yang senantiasa berlapang dada dalam menerima segala karunia yang diteima, maupun bala’ yang menimpa. Sikap mental ini adalah merupakan maqom tertinggi yang dicapai oleh orang yang melakukan latihan spiritual.
B. Hal

Wid tulung sing tawakal surat al maidah ayat 11 arabnya di tulis ya. Jangan lupa ya
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

Maqomat merupakan jalan spiritual yang harus dilalui para sufi dalam mencapai tujuan luhurnya, melalui proses penyucian jiwa terhadap kecenderungan materi agar kembali ke jalan Tuhan. Struktur maqomat secara umum adalah taubah, wara’ zuhud, faqr, shabr, tawakkal, ridha.
Hal adalah
Saran
Demikian makalah yang kami tulis tentang maqomat dan hal. Kami sadar bahwa kami dalam penyusunan makalah banyak kesalahan dari segi penulisan maupun penyajian. Serta kami sadar minimnya referensi, untuk itu kritik dan saran dari dosen pengampu mata kuliah akhlah/tasawut dan teman-teman guna memperbaiki makalah kami selanjutnya. Dan semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca. Amin

DAFTAR PUSTAKA
Tohir, Moenir Nahrowi. 2012. Menjelajahi Eksistensi Tasawuf. Jakara:PT. As- Salam
Nata, Abuddin.2012. Akhlak Tasawuf. Jakarta: Rajawali Pers
Amin, Samsul Munir dkk.2005. Kamus Ilmu Tasawuf. Wonosobo:AMZAH

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s